DPW LDII Provinsi Aceh
Daerah

Perkuat Sarana Keagamaan, LDII Aceh Tengah Jalin Sinergi dengan Dinas Syariat Islam

DPD LDII Aceh Tengah bersilaturahim dengan Dinas Syariat Islam Aceh Tengah.

Aceh Tengah – Upaya memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus mendorong pemulihan sarana ibadah pascabencana menjadi perhatian dalam silaturahim jajaran DPD LDII Kabupaten Aceh Tengah dengan Dinas Syariat Islam Aceh Tengah. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis (1/10/2026) dan diterima langsung oleh Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Aceh Tengah, Dr. Johansyah, di ruang kerja Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tengah.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan kebutuhan sarana keagamaan, khususnya tempat ibadah yang terdampak bencana alam pada 2025. Selain itu, turut dibicarakan kebutuhan kitab suci Al-Qur’an untuk mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat.

Kabid Dakwah Dinas Syariat Islam Aceh Tengah, Dr. Johansyah, mengarahkan jajaran LDII agar segera menyampaikan permohonan bantuan secara resmi sehingga kebutuhan tempat ibadah yang terdampak bencana dapat diinventarisasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami mengarahkan agar pihak LDII segera membuat permohonan terkait kelengkapan tempat ibadah yang terdampak bencana alam tahun 2025. Begitu juga dengan permohonan bantuan kitab suci Al-Qur’an agar dapat segera disampaikan, sehingga bisa ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang ada,” ujar Johansyah.

Menurutnya, kelengkapan sarana ibadah memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas keagamaan masyarakat. Karena itu, penyampaian data dan permohonan secara lebih cepat diharapkan dapat membantu pemerintah memetakan kebutuhan sekaligus menentukan langkah penanganan secara tepat.

Ketua DPD LDII Kabupaten Aceh Tengah, Tgk. H. Marlan, SE, menyampaikan bahwa silaturahim tersebut menjadi bagian dari upaya LDII membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam bidang dakwah dan pelayanan keagamaan masyarakat.

“Kami berterima kasih atas arahan dan perhatian dari Dinas Syariat Islam Aceh Tengah. Insyaallah, apa yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti, terutama berkaitan dengan pendataan tempat ibadah yang terdampak bencana serta kebutuhan Al-Qur’an, agar permohonan dapat disampaikan secara lengkap dan sesuai prosedur,” kata Marlan.

Marlan menambahkan, komunikasi dengan instansi pemerintah diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan dapat disampaikan melalui jalur yang tepat. Menurutnya, sinergi tersebut juga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat Aceh Tengah.

Selain membahas kebutuhan sarana ibadah, pertemuan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahim antara LDII Aceh Tengah dengan Dinas Syariat Islam. Sebagai bagian dari kunjungan, jajaran LDII turut menyerahkan Majalah Nuansa Persada Edisi September 2026 sebagai bahan bacaan yang diharapkan dapat menambah wawasan dan informasi keagamaan.

“Kami berharap silaturahim dan komunikasi yang sudah terjalin ini terus berlanjut, sehingga bersama-sama dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh Tengah, khususnya dalam mendukung kegiatan dakwah, ibadah, dan pembinaan keagamaan,” ujar Marlan.

Related posts

Leave a Comment