
Aceh Tengah – Penguatan kader menjadi salah satu langkah penting bagi organisasi kemasyarakatan agar mampu menjaga keberlanjutan gerakan sekaligus memperluas kontribusinya di tengah masyarakat. Hal tersebut mengemuka dalam silaturahim jajaran DPD LDII Kabupaten Aceh Tengah dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Aceh Tengah, Kamis (1/10/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Bakesbangpol Aceh Tengah Ir. Nasrun Liwaza, MP, MM di ruang kerjanya. Pertemuan itu menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara LDII dan pemerintah daerah sekaligus membahas peran organisasi dalam membangun sumber daya manusia dan mempersiapkan kader untuk masa mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Nasrun menekankan pentingnya LDII mulai mempersiapkan kader-kader potensial yang dapat berkiprah di berbagai bidang. Menurutnya, keberadaan kader yang memiliki kompetensi dan integritas akan memberikan manfaat tidak hanya bagi keberlangsungan organisasi, tetapi juga bagi pembangunan daerah.
“Saya berharap warga LDII dapat mempersiapkan kader-kadernya untuk masa yang akan datang, sehingga dapat berkiprah di berbagai bidang dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan Aceh Tengah,” ujar Nasrun.
Ia juga secara khusus mendorong agar kader LDII memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam bidang politik dan pemerintahan, termasuk melalui lembaga legislatif daerah. Keterlibatan kader di DPRK Aceh Tengah dinilai dapat menjadi salah satu ruang pengabdian sekaligus sarana menyampaikan aspirasi masyarakat.
“Termasuk mempersiapkan kader di bidang perwakilan rakyat, seperti DPRK Aceh Tengah. Dengan adanya kader yang memiliki kemampuan dan kesiapan, organisasi maupun masyarakat akan memiliki sumber daya yang dapat berkontribusi dalam berbagai bidang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran DPD LDII Kabupaten Aceh Tengah menyampaikan apresiasi atas sambutan dan masukan yang diberikan Bakesbangpol. Bagi LDII, pembinaan kader merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi, sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu mengambil peran sesuai kompetensi masing-masing.
Ketua DPD LDII Kabupaten Aceh Tengah, Tgk. H. Marlan, SE, mengatakan pihaknya memandang arahan Bakesbangpol sebagai masukan konstruktif untuk memperkuat pembinaan warga LDII, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di berbagai sektor.
“Kami menyambut baik arahan dari Bakesbangpol Aceh Tengah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempersiapkan kader-kader LDII agar memiliki kompetensi, wawasan dan kesiapan untuk berkontribusi di berbagai bidang,” kata Marlan.
Menurut Marlan, kaderisasi tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan kepengurusan organisasi, tetapi juga menyangkut kesiapan warga untuk mengambil peran sosial dan ekonomi di tengah masyarakat. Kader yang memiliki kapasitas diharapkan mampu membantu memperkuat kemandirian organisasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Ia menambahkan, peluang warga LDII untuk berkiprah di berbagai bidang, termasuk bidang ekonomi dan lembaga perwakilan rakyat, perlu dipersiapkan melalui peningkatan kemampuan, pengalaman, serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, kontribusi kader dapat berjalan seiring dengan kepentingan pembangunan daerah.
“Kami akan menjadikan masukan ini sebagai bahan untuk terus membina dan mempersiapkan kader LDII. Harapannya, mereka dapat berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk bidang ekonomi dan perwakilan rakyat, sehingga dapat mendukung kemandirian organisasi sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Marlan.
