DPW LDII Provinsi Aceh
Nasional

LDII dan Kemenag Perkuat Ukhuwah dan Ekoteologi, Dody Taufiq Wijaya Lakukan Kunjungan Perdana ke PKUB

Ketua Umum terpilih DPP LDII masa bakti 2026–2031, Dody Taufiq Wijaya, melakukan kunjungan perdana ke Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI.

Jakarta, (16/4) – Ketua Umum terpilih DPP LDII masa bakti 2026–2031, Dody Taufiq Wijaya, melakukan kunjungan perdana ke Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI. Dalam lawatan tersebut, ia didampingi Sekretaris Umum Tri Gunawan Hadi untuk membahas penguatan ukhuwah Islamiyah sekaligus pengembangan konsep ekoteologi.

Kepala PKUB Kemenag, M Adib Abdushomad, menegaskan bahwa peran lembaganya tidak hanya sebatas menjaga harmoni antarumat beragama, tetapi juga memperluas makna kerukunan ke aspek yang lebih luas. Ia menjelaskan bahwa konsep kerukunan kini telah berkembang.

“Kerukunan saat ini sudah memasuki tahap berikutnya, bahkan bisa disebut jilid dua atau tiga, yakni bagaimana umat beragama juga rukun dengan lingkungan melalui pendekatan ekoteologi,” ujarnya.

Menurutnya, harmoni yang selama ini terjalin perlu diperkuat dengan kesadaran kolektif terhadap kondisi lingkungan. Ia menilai berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi tidak lepas dari kurangnya kepedulian manusia terhadap alam.

Secara tidak langsung, ia juga mengaitkan upaya tersebut dengan arah kebijakan nasional. Program ekoteologi, kata dia, merupakan bagian dari turunan visi pemerintahan Prabowo Subianto yang diterjemahkan Kementerian Agama melalui delapan program prioritas atau Asta Protas.

Sementara itu, Dody Taufiq Wijaya menyampaikan bahwa program prioritas Kemenag memiliki keselarasan dengan arah pengabdian LDII. Ia menilai fokus pada lingkungan dan ketahanan pangan menjadi titik temu yang strategis antara pemerintah dan organisasi.

“Delapan program prioritas Kemenag sejalan dengan delapan bidang pengabdian LDII, khususnya di bidang lingkungan hidup dan ketahanan pangan yang memang menjadi perhatian utama kami,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa LDII telah lebih dahulu menjalankan berbagai program berbasis lingkungan. Sejak 2007, organisasi tersebut telah menggagas gerakan penghijauan secara masif di seluruh tingkatan.

“Kami sudah memulai gerakan Go Green sejak lama, termasuk penanaman sejuta pohon yang dilakukan serentak di berbagai daerah,” ujarnya.

Tidak hanya itu, LDII juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di lingkungan pesantren. Dody menyebut sejumlah pondok pesantren binaan LDII telah memanfaatkan panel surya sebagai sumber energi alternatif.

Dalam pandangannya, langkah tersebut menjadi bagian nyata kontribusi organisasi dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus efisiensi energi.

Lebih lanjut, Dody menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi terbuka dengan berbagai pihak, baik organisasi kemasyarakatan maupun instansi pemerintah. Ia menilai kolaborasi menjadi kunci dalam merawat persatuan dan memperkuat dakwah berbasis aksi nyata.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama lintas sektor, terutama dalam menjaga kebersamaan melalui dakwah bil hal dan pendekatan ekoteologi,” tambahnya.

Untuk memastikan program berjalan optimal, ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Hal itu dilakukan agar implementasi program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Related posts

Leave a Comment