DPW LDII Provinsi Aceh
Nasional

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, DPW LDII Sulteng Bersilaturahim ke PW Muhammadiyah

LDII Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah.

LDII Aceh – Upaya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan sinergi dakwah terus dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Tengah. Salah satunya melalui kunjungan silaturahim ke Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Selasa (20/1/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Ketua DPW LDII Sulawesi Tengah, Zulkifli Lasamai, S.T., M.T., didampingi Wakil Ketua Drs. Imam Sutarto, Chairil Anwar Syam, serta jajaran pengurus DPW LDII lainnya.

Selain itu, hadir pula Dr. KH. Dwi Pramono, Lc., M.S.I. dari Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII. Silaturahim ini juga menjadi bagian dari pendampingan kepada Dr. Ahmad Ali MD, M.A., dosen Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, yang tengah menyusun buku tentang LDII berjudul “Kupas Tuntas Nasionalisme dan Peran Dakwah LDII di Masyarakat.”

Rombongan DPW LDII disambut langsung Ketua PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah, H. Muh. Amin Parakkasi, S.Ag., M.HI., bersama jajaran pimpinan wilayah. Dalam suasana penuh keakraban, PW Muhammadiyah menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud komitmen mempererat hubungan antarormas Islam.

Dalam pertemuan itu, Muh. Amin Parakkasi menyampaikan bahwa secara prinsip LDII dan Muhammadiyah memiliki kesamaan visi dalam dakwah. Menurutnya, kedua organisasi sama-sama mengajak umat Islam untuk berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khoirot.

“Pada dasarnya kita berada dalam satu garis perjuangan, yaitu mengajak umat kembali kepada nilai-nilai kebaikan. Memang di lapangan tantangan dakwah tidak ringan dan sering kali kompleks,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perbedaan amaliyah ibadah yang bersifat furu’iyah. Menurutnya, perbedaan tersebut seharusnya tidak menjadi sumber konflik di tengah umat Islam.

“Jangan sampai perbedaan-perbedaan kecil dalam amaliyah ibadah justru memecah belah dan menimbulkan permusuhan. Fokus utama kita adalah persatuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui dialog tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjaga komunikasi yang harmonis dan memperkuat kerja sama keumatan. LDII dan Muhammadiyah menilai energi umat lebih baik diarahkan pada pembangunan peradaban, penguatan pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai penutup pertemuan, Dr. Ahmad Ali MD, M.A. menyerahkan buku karyanya berjudul “Nilai-Nilai Kebajikan dalam Jamaah LDII” kepada jajaran pimpinan PW Muhammadiyah Sulawesi Tengah. Penyerahan buku tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat literasi, dakwah, dan persatuan umat Islam.

Related posts

Leave a Comment