
Banda Aceh – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat kembali menunjukkan inovasinya dalam membina generasi muda. Melalui Kelompok Kerja Penggerak Pembina Generus (PPG) Zona Pontianak, LDII sukses menggelar Turnamen Mini Soccer 2025 di Lapangan Grand Pontianak pada Sabtu-Minggu, 25-26 Januari 2025.
Acara ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk menanamkan nilai karakter dan religiusitas melalui olahraga.
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, mengatakan kegiatan ini merupakan terobosan kreatif dalam menyiapkan generasi yang unggul secara fisik dan spiritual.
“PPG punya peran vital dalam pembinaan generasi. Turnamen ini bukan hanya seru, tapi juga sarana membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim. Ini cara kami mengkontekstualisasikan dakwah,” ujarnya.
Ngaji dan Sepak Bola Berjalan Beriringan
LDII dikenal dengan tagline khas yang memadukan semangat keagamaan dan dinamika anak muda “Ngaji Yo, Bal-Balan Yo!” (Mengaji Ya, Sepak Bola Juga Ya!).
Susanto menjelaskan, tagline ini merefleksikan komitmen LDII dalam merancang metode pembinaan yang relevan dengan minat generasi Z.
“Kami tidak ingin monoton. Dengan sepak bola, pesan akhlak mulia bisa tersampaikan secara menyenangkan,” tegasnya.
Kolaborasi dengan Forsgi: Persiapan Generasi Emas Sejak Dini
Tak hanya berhenti di turnamen, LDII Kalbar memperkuat program pembinaan melalui kerja sama dengan Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (Forsgi).
Fokusnya adalah pada kelompok usia 10 dan 12 tahun, yang telah memiliki Sekolah Sepak Bola (SSB) khusus. “Kerja sama ini bentuk keseriusan kami. Olahraga harus jadi bagian dari pendidikan karakter sejak dini,” tambah Susanto.
