DPW LDII Provinsi Aceh
Daerah

“MAMPIR”, Jadi Tema Pengajian Akhir Tahun LDII Simeulue

Generasi Muda LDII Simeulue mengikuti pengajian akhir tahun.

Simeulue – Menjelang pergantian tahun 2025 menuju 2026, Pemuda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Simeulue memilih mengisi akhir tahun dengan kegiatan keagamaan melalui pengajian yang digelar di Dayah Al-Kautsar, Desa Busung Indah.
“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk perenungan dan penguatan diri di penghujung tahun,” ujar Ketua DPD LDII Simeulue, Afrizal Adani, Jumat (2/1).

Pengajian akhir tahun tersebut mengangkat tema “MAMPIR” (Memantapkan Pikiran) yang bertujuan mengajak pemuda melakukan introspeksi serta mengevaluasi perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.
“Tema ini mengingatkan kita agar sejenak berhenti, berpikir, dan menata kembali arah langkah ke depan,” kata Afrizal.

Dalam kegiatan itu, para pemuda tampak mengikuti kajian dengan penuh keseriusan dan fokus, mencerminkan antusiasme mereka dalam menyerap materi yang disampaikan.
“Kami ingin pemuda benar-benar hadir secara pikiran dan hati, bukan sekadar datang lalu pulang,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan bingkisan snack kepada peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai.
“Bingkisan ini sederhana, tetapi menjadi simbol penghargaan atas semangat dan komitmen mereka,” lanjut Afrizal.

Melalui pengajian akhir tahun ini, LDII Simeulue berharap pemuda tidak hanya berkembang dalam aspek akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu agama.
“Kami ingin pemuda LDII menjadi generasi yang seimbang, cerdas, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Afrizal.

Ia menyebut masa muda merupakan fase emas yang harus diisi dengan hal-hal bernilai dan bermakna.
“Masa muda adalah waktu terbaik untuk menabung ilmu dan pengalaman, karena itulah bekal utama untuk masa depan,” tutupnya.

Related posts

Leave a Comment