DPW LDII Provinsi Aceh
Daerah

LDII Jaya Baru Banda Aceh Bina Umat Lewat Pengajian Selama Ramadhan

Warga LDII Jaya Baru Banda Aceh mengikuti pengajian rutin selama Ramadhan. Foto: Rifqi Abror.

Banda Aceh, LDII Aceh – Pengajian yang digelar setiap malam selama bulan suci Ramadhan menjadi komitmen PC LDII Jaya Baru dalam meningkatkan kualitas ibadah dan pemahaman keagamaan warganya. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Al Huda, Gampong Emperom, Banda Aceh, Rabu (18/2) dihadiri puluhan warga LDII dari berbagai kalangan usia.

Ketua PC LDII Jaya Baru, Kasianto, mengatakan program pengajian rutin ini merupakan agenda tahunan yang terus diperkuat dari waktu ke waktu. Ia menyampaikan, Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperdalam ilmu agama sekaligus memperbaiki kualitas diri.

“Setiap malam Ramadhan kami menggelar pengajian sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bentuk kesungguhan kami dalam membina umat agar lebih memahami Alquran dan Hadist secara benar dan berkelanjutan,” ujar Kasianto.

Menurutnya, pengajian yang dilaksanakan di Masjid Al Huda tersebut tidak hanya menjadi ajang memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga. Puluhan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan Alquran dan penyampaian Hadist.

Kasianto menjelaskan materi yang dikaji difokuskan pada pemahaman Alquran dan Hadist sebagai sumber utama ajaran Islam. Ia menekankan pentingnya belajar agama secara berkesinambungan agar umat memiliki pondasi yang kuat dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

“Alquran dan Hadist adalah pedoman hidup umat Islam. Melalui pengajian ini, kami ingin warga LDII tidak hanya bisa membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa suasana Ramadhan memberikan semangat tersendiri bagi jamaah untuk lebih giat beribadah. Selain pengajian malam, warga juga didorong untuk memperbanyak amalan sunnah, seperti tadarus, qiyamul lail, serta mempererat silaturahmi.

Lebih lanjut, Kasianto berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif tidak hanya selama Ramadhan, tetapi juga berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Ia menilai konsistensi dalam menuntut ilmu agama menjadi kunci terbentuknya pribadi yang berakhlakul karimah.

“Harapan kami, setelah Ramadhan usai, semangat belajar Alquran dan Hadist ini tetap terjaga. Pengajian bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan kebutuhan setiap muslim untuk terus memperbaiki diri,” tutupnya.

Related posts

1 comment

Syafruddin 21 Februari 2026 at 9:27 am

Alhamdulillah barokah

Reply

Leave a Comment