DPW LDII Provinsi Aceh
Daerah

LDII Aceh Gelar Pengajian Akbar, Tekankan Akhlak Mulia dan Ketakwaan

H. Syafruddin menyampaikan tausiah di pengajian LDII Aceh, Minggu (8/2). Foto: Lines Aceh/Hafid

Banda Aceh – LDII Provinsi Aceh menggelar pengajian akbar di Masjid Al Mukmin, Gampong Lamgugob, Kota Banda Aceh, Minggu (8/2). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari warga LDII pria dan wanita dari berbagai wilayah di Banda Aceh dan sekitarnya.
“Pengajian akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan dan kebersamaan warga LDII dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar H. Syafruddin dalam tausiahnya.

Dalam penyampaian materi, H. Syafruddin menekankan bahwa tantangan pada tahun 2026 dinilai semakin berat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, terutama dalam menjaga keimanan dan akhlak di tengah perubahan sosial yang cepat.
“Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa tidak akan datang suatu zaman kecuali zaman setelahnya lebih buruk dari sebelumnya,” katanya, mengutip hadis riwayat Imam Bukhari.

Ia menjelaskan bahwa makna “lebih buruk” dalam hadis tersebut bukanlah pada pergantian tahun atau waktu, melainkan pada kondisi manusia, khususnya dari sisi akhlak dan moral.
“Yang menjadi jelek itu bukan tahunnya, tetapi akhlak manusia yang semakin jauh dari nilai-nilai agama,” tegas H. Syafruddin.

Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh warga LDII untuk terus mempertebal keimanan dan ketakwaan serta meningkatkan taqarrub kepada Allah SWT agar senantiasa dijaga dari dampak buruk zaman.
“Jika iman dan takwa kita kuat, insya Allah kita akan dilindungi Allah dari keburukan tahun dan perubahan zaman,” ucapnya.

Peserta wanita mengikuti rangkaian kegiatan pengajian LDII Aceh, Minggu (8/2). Foto: Lines Aceh/Hafid

Dalam tausiahnya, H. Syafruddin juga memberikan perhatian khusus kepada generasi muda agar berupaya menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada ajaran Islam.
“Pemuda harus menjadi teladan dengan akhlak yang baik, jujur, santun, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menegaskan bahwa salah satu kunci keberkahan hidup adalah berbakti dan menghormati kedua orang tua, yang sering kali mulai dilupakan di tengah kesibukan dan pengaruh pergaulan.
“Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, maka jangan pernah menyakiti hati mereka,” ujar H. Syafruddin.

Selain itu, H. Syafruddin juga mengajak seluruh warga LDII untuk terus meningkatkan amal ibadah, khususnya amalan-amalan sunah sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa di tengah tantangan zaman yang semakin berat, umat Islam perlu memperbanyak bekal ruhani.
“Perbanyaklah amal ibadah, terutama amalan sunah, karena itulah yang akan menguatkan kita ketika menghadapi ujian kehidupan,” ujar H. Syafruddin.

Ia mendorong agar setiap warga LDII berupaya memiliki amalan andalan yang dilakukan secara istiqamah dan ikhlas, sehingga dapat dijadikan wasilah atau tawasul kepada Allah SWT dalam memohon pertolongan dan perlindungan-Nya.
“Miliki satu atau beberapa amalan yang benar-benar kita jaga, seperti salat malam, sedekah, membaca Al-Qur’an, atau puasa sunah,” katanya.

Menurutnya, amalan yang dilakukan secara konsisten memiliki nilai yang besar di sisi Allah, meskipun terlihat sederhana di mata manusia. Ia mengingatkan bahwa Allah lebih mencintai amalan yang sedikit tetapi terus-menerus dilakukan.
“Amalan kecil yang istiqamah lebih dicintai Allah dibanding amalan besar namun tidak berkelanjutan,” ucap H. Syafruddin.

Ia menjelaskan bahwa amalan andalan tersebut dapat menjadi pegangan spiritual ketika seseorang berada dalam kesulitan, kegelisahan, maupun ketidakpastian hidup.
“Ketika kita punya amalan yang selalu kita jaga, di situlah kita bertawasul kepada Allah dengan amal saleh kita sendiri,” tuturnya.

H. Syafruddin berharap, dengan memperbanyak ibadah sunah dan menjaga kedekatan kepada Allah SWT, warga LDII dapat menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan hati yang tenang dan iman yang kuat.
“Jika hubungan kita dengan Allah baik, maka insya Allah Allah akan mencukupkan segala urusan kita,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment