
Banda Aceh, LDII Aceh – Ketegangan mewarnai laga leg pertama AFC Champions League antara Ratchaburi FC dan Persib Bandung di Stadion Ratchaburi, Thailand, Rabu (11/2). Seusai pertandingan yang berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah, dua kelompok suporter dilaporkan nyaris terlibat bentrokan di luar stadion.
Media Thailand, Siamsport, mengabarkan situasi memanas terjadi tak lama setelah peluit panjang dibunyikan. Dalam laporannya, media tersebut menyebut suasana di sekitar pintu keluar stadion berubah tegang akibat saling ejek antara suporter kedua tim.
Menurut laporan itu, Bobotoh—sebutan bagi pendukung Persib Bandung—disebut terus melontarkan ejekan sepanjang pertandingan. Hal tersebut diklaim memicu reaksi dari pendukung Ratchaburi dan berujung pada adu mulut selepas laga.
“Setelah pertandingan, fans dari kedua kubu saling berhadapan di dekat pintu keluar stadion. Adu argumen berlangsung panas dan sempat terjadi bentrokan kecil yang berpotensi meningkatkan ancaman situasi,” tulis Siamsport dalam laporannya.
Meski demikian, insiden tersebut tidak berkembang menjadi kericuhan besar. Aparat keamanan yang berjaga dinilai bergerak cepat untuk meredam ketegangan sebelum terjadi korban.
“Petugas keamanan mampu mengendalikan keadaan dengan cepat sehingga mencegah cedera serius sebelum kedua kelompok akhirnya membubarkan diri,” lanjut laporan media Thailand tersebut.
Ratchaburi Keluarkan Peringatan untuk Laga Tandang
Insiden ini rupanya menjadi perhatian serius manajemen Ratchaburi FC. Klub asal Thailand itu dikabarkan merasa khawatir potensi gesekan kembali muncul pada leg kedua yang akan digelar di markas Persib Bandung, Rabu (12/2).
Dalam pemberitaannya, media lokal Thailand menyebut pihak klub telah mengeluarkan imbauan resmi kepada para pendukung yang berencana bertandang ke Indonesia.
“Ratchaburi FC telah mengingatkan para suporter Thailand yang akan bepergian ke Indonesia agar lebih berhati-hati dan menghindari segala bentuk konfrontasi,” tulis laporan tersebut.
Pihak klub juga disebut tidak ingin insiden pada pertemuan pertama berdampak terhadap keamanan di laga berikutnya.
“Manajemen khawatir ketegangan dari pertandingan pertama dapat membahayakan keamanan dalam laga tandang mendatang,” demikian isi laporan media setempat.
Antisipasi Keamanan Leg Kedua
Dengan tensi yang sudah memanas sejak leg pertama, perhatian kini tertuju pada pengamanan pertandingan di Bandung. Laga lanjutan AFC Champions League tersebut diprediksi berlangsung dengan pengawasan ketat demi mencegah insiden serupa terulang.
Baik pihak penyelenggara maupun aparat keamanan diharapkan mampu mengantisipasi potensi gesekan antarsuporter, sehingga pertandingan berjalan aman dan kondusif.
